Pemerintah Provinsi Papua mempromosikan keragaman budaya dan kehidupan sosial suku di Bumi Cenderawasih melalui pameran batik yang diselenggarakan Badan Penghubung Daerah setempat bekerja sama dengan pengelola Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal dalam siaran pers di Jayapura, Rabu mengatakan pameran tersebut merupakan salah satu program yang ditujukan untuk menyebarluaskan atau mempromosikan tentang potensi budaya dan kesenian Bumi Cenderawasih.

“Sebagai warisan budaya dunia, kami terus memberikan dukungan kepada pengembangan batik, khususnya batik khas Papua,” katanya.

Menurut Klemen, motif-motif batik Papua yang ada kini masih sebagian kecil dari hasil eksplorasi kehidupan sosial masyarakat dan suku yang ada di Papua.

“Jika kami terus melakukan eksplorasi dan menggali informasi tentang budaya Papua, diyakini masih akan banyak muncul motif-motif baru yang akan memberikan banyak pilihan kepada para pencinta batik, khususnya pencinta batik Papua,” ujarnya.

Dia menuturkan salah satu yang menjadi unggulan Pemprov Papua dalam pengembangan lima wilayah adat adalah sektor pariwisata.

“Dengan keanekaragaman hayati dan fauna, keindahan alam serta keragaman budaya yang dimiliki, pengembangan sektor pariwisata menjadi prioritas bagi kami,” katanya lagi.

Senada dengan Klemen Tinal, Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi Papua di Jakarta Alex Kapisa mengatakan tujuan diselenggarakannya pameran ini untuk mempromosikan potensi wisata yang dimiliki oleh Bumi Cenderawasih ke tingkat nasional dan internasional, khususnya dalam bentuk kesenian serta kerajinan tangan, seperti batik Papua.*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here