Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melepas kontingen Ustawa Dharmagita setempat sebanyak 86 orang untuk mengikuti lomba membaca kitab suci Weda bagi pemeluk Hindu tingkat nasional di Palembang, Povinsi Sumatera Selatan, Rabu.

Kontingen yang dilepas oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Hery Dosinaen di Main Hall Kantor Gubernur Jayapura terdiri dari 20 orang panitia pelaksana, 30 orang dari Kota Jayapura, sembilan orang dari Kabupaten Keerom, tiga orang dari Kabupaten Nabire dan satu orang dari Kabupaten Jayawijaya.

Hery Dosinaen mengatakan kontingen Bumi Cenderawasih harus bisa membawa nama baik dan mengharumkan nama baik wilayah ini dengan menyuarakan kondisi objektif serta kebhinekaan yang ada.

“Kami tidak beroptimistis yang sangat luar biasa, tetapi dengan kerendahan hati akan menampilkan yang terbaik atas nama Papua,” katanya.

Senada dengan Hery Dosinaen, Ketua Kontingen I Komang A. Wardana mengatakan Ustawa adalah festival atau lomba, sedangkan Dharmagita adalah nyayian suci keagamaan Hindu di mana akan berlangsung 6-10 Juli 2017 di Palembang.

“Ustawa Dharmagita memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan ajaran aga Hindu di seluruh Indonesia,” katanya.

Menurut Komang, penyelenggaraan Dharmagita dalam bentuk nyanyian suci keagamaan dengan irama lagu yang indah sangat membantu menciptakan suasana hening dan suci.

Oleh karena itu keberadaannya sangat dibutuhkan sebagai bagian integral kegiatan.

“Dharmagita salah satu budaya luhur yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan patut dilestarikan, dibina serta dikembangkan lebih luas lagi, tidak hanya di kalangan generasi tua ataupun tokoh-tokoh agama Hindu, tetapi juga kepada generasi muda, remaja juga anak-anak,” .*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here