Papua memiliki keindahan alam yang luar biasa. Itu tak perlu diragukan lagi. Namun selama ini dalam industri pariwisata, Papua lebih dikenal dengan Raja Ampat yang memiliki pemandangan bawah laut amat indah.

Raja Ampat lantas menjadi destinasi favorit para penyelam, dan biaya yang dikeluarkan untuk berlibur ke sana pun jauh dari murah. Buat orang di barat Indonesia misalnya, jelas lebih hemat pergi ke Singapura atau Thailand sekalian ketimbang ke Raja Empat.

Namun jangan salah. Papua bukan cuma Raja Ampat! Ada banyak gugusan pulau kecil nan indah yang tak kalah dari Raja Ampat di sana, salah satunya Pulau Biak.

Biak merupakan pulau kecil di Teluk Cendrawasih, bagian utara Papua, yang berbatasan langsung dengan Samudra Pasifik. Biak ialah pulau terbesar di antara rantaian pulau kecil yang ada di Papua.

Bagi kamu yang ingin berkunjung ke Biak, berikut destinasi wisata yang dapat kamu kunjungi.

  1. Gua Jepang Binsari

Gua Jepang Binsari, Biak, Papua, adalah salah satu destinasi wisata bersejarah. Saat Perang Dunia II, gua Jepang Binsari menjadi saksi perseteruan antara Sekutu dan tentara Jepang.

Dulunya, tempat ini merupakan markas tentara Jepang. Sebanyak 3.000 tentara Jepang ditempatkan di sini di bawah kepemimpinan Kolonel Naoyuke Kusume.

Namun setelah Amerika mengetahui bahwa tempat itu merupakan markas tentara Jepang, Amerika pun menjatuhkan bom pada 7 Juni 1944.

“Tentara Jepang mati di sini (gua) karena dibom oleh sekutu,” tutur Ronald (41), pemandu wisata di Biak, Papua.

Tak heran jika di sini banyak ditemukan peninggalan bekas Perang Dunia II seperti bom molotov, helm tentara, senjata perang, dan masih banyak lagi.

Di lokasi ini terdapat dua buah gua yang terpisah. Jika kamu ingin melihat gua itu, kamu harus  berjalan kaki dan naik-turun anak tangga. Saat sedang berjalan kaki menuju gua, harus berhati-hati karena banyak lumut di sepanjang jalan sehingga jalur menjadi licin.

Gua Jepang Binsari dapat ditempuh sekitar 15 menit dari Kota Biak. Untuk berkunjung ke tempat bersejarah ini, pengunjung dikenakan biaya sebesar Rp 25 ribu per orang.

  1. Gua Kali Biru

Gua Kali Biru Warmbekra merupakan sungai bawah tanah yang memiliki air berwarna biru jernih. Airnya terasa begitu dingin saat disentuh. Gua Kali Biru terletak di Distrik Parai, Biak.

Untuk melihat Gua Kali Biru, harus menuruni deretan anak tangga dengan ketingian yang berbeda. Oleh sebab itu kita harus berhati-hati pula.

Di sekeliling Gua Kali Biru terdapat pepohonan yang asri sehingga membuat tempat ini terasa sejuk.

Untuk masuk Gua Kali Biru dikenakan biaya sebesar Rp 30 ribu per orang.

  1. Pantai Bosnik

Pantai Bosnik terletak di Biak Timur, Desa Woniki, Kabupaten Biak Numfor. Pantai ini berhadapan langsung dengan Samudra Pasifik.

Pantai Bosnik berjarak sekitar 15 km atau 30 menit dari pusat Kota Biak.

Hampir seluruh pantai di Biak memiliki pasir putih yang indah dan air laut yang jernih, tak terkecuali Pantai Bosnik. Terumbu karang pun tersebar di pasir-pasir putih itu.

Jika kamu menggunakan mobil untuk masuk ke pantai ini, akan dikenakan biaya sebesar Rp 10 ribu per mobil. Sementara untuk berleha-leha di saung-saung pinggir pantai ditarik biaya sewa saung sebesar Rp 50 ribu sepuasnya.

Gua Jepang Binsari, Gua Kali Biru, dan Pantai Bosnik merupakan tiga tempat yang saya kunjungi di sela-sela tugas liputan di Biak.Namun selain ketiganya, masih banyak tempat wisata lain yang dapat dikunjungi di Biak. Sebut saja Museum Cendrawasih, Kepulauan Padaido, Pulau Dauwi, Pulau Owi, Pantai Kakur, Taman Burung, Taman Anggrek, dan lain-lain.

Jadi, kalau kamu jenuh dan anggaran berliburmu penuh, tak ada salahnya mencoba ke Biak–surga eksotis di timur Indonesia.*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here